May 19, 2024

Oleh : Putri N. Simatupang

Sesuatu hal tetap menyala haruslah dijaga agar nyala nya tidak redup.

Mengapa hal ini penting tentang menyala atau redup? Coba kita bayangkan, jika sebuah harapan itu tetap menyala, yakinlah masa depan dan semangat hidup akan terus ada melekat didalam diri kita namun jika nyala itu redup yang ada hanyalah sebuah kegagalan dan keputusaan hidup. Melihat hal ini penting untuk menjaga nyala harapan itu, agar harapan baru yang tercipta kita raih lebih semangat untuk mengapai impian atau cita-cita. Bayangkan seseorang yang kala ini, sedang berada di fase berjuang menyelesaikan tugas akhirnya, berjuang mewujudkan impiannya, berjuang mendapatkan pekerjaan, berjuang membangun mimpinya nyala harapan itu redup. Yang didapat pasti keputusaan dan hilangnya semangat untuk mewujudkan harapan itu. Setiap orang pernah berada dalam keputusaan dan kegagalan, namun orang yang memiliki nyala harapannya tetap hidup pada dirinya, ia tidak akan putus asa dengan kegagalannya. Mengapa harapan itu tetap menyala? Karena dia percaya

kegagalan itu hanyalah sebuah kesuksesaan yang tertunda dan keputusaan itu hanya akan menjauhkan dia dalam mewujudkan sebuah impian.

Setelah jauh, berbicara tentang harapan melibatkan waktu dan iman. Waktu diperlukan untuk kita memiliki ruang dan luang untuk kita berjuang mewujudkan harapan kita, sebuah proses yang panjang dan lama yang artinya teruslah berjalan mengwujudkannya dan jangan pernah berhenti. Selanjutnya bagian Iman,

mengapa Iman terlibat dalam sebuah harapan?

Mungkin kita beranggapan, hanyalah sebuah harapan yang berisi permohonan dan impian, mengapa harus melibatkan Iman kita itu hal yang cukup aneh. Namun, perlu diingat karena sebuah Iman menolong kita tetap teguh dan percaya bahwa tidak ada sekecil apapun usaha kita kembali dengan sia-sia, kita percaya Tuhan bekerja lebih luar biasa lagi dalam setiap usaha kita. Waktu dan Iman ketika kedua ini terdapat didalam diri kita kekuatan baru akan muncul didalam diri kita, terus melakukan yang terbaik dan teguh dalam pengharapan. Hal yang berkaitan dengan ketakutan, kekuatiran dan bahkan keraguan dapat dikikis dalam diri kita, dengan teruslah tinggal didalam waktu dan iman tadi.

Pada masa sekarang, mari kita lihat dunia begitu mudahnya mengalihkan kita untuk putus asa dan hilang harapan dikarenakan kita tidak hentinya membandingkan kehidupan kita dengan orang, sehingga jatuhnya kita pesimis dan menancapkan pikirkan “ahh, tidak mungkin aku bisa meraih itu” inilah yang membuat kita terjebak, belum mencoba uda langsung berstigma kata “tidak mungkin”. Jika kita melihat kehidupan orang disekitar kita lebih baik dari kita, jadikan hal itu sebagai acuan kita untuk berusaha lebih bukannya tuk menarik diri dan mengeluh lalu pesimis. Lihatlah, bagaimana kita orang-orang percaya tidaklah masuk ke golongan orang yang pesimis, hilang harapan dan tidak mencoba. Yang mau disampaikan disini adalah letakkanlah sebuah pengharapan itu, berada di tangan nya Tuhan ketika kita menyerahkan segala pengharapan kita, itu berarti menyerahkan masa depan kita kedalam tangan Nya, dengan iman percaya kita tentu Tuhan bekerja mendatangkan kebaikkan didalam hidup kita. Ingatlah kebenaran firman Nya yang tertulis dalam kitab Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang” saat kita hilang harapan, mari mengingat Tuhan turut bekerja didalam pembentukkan masa depan kita.

Saat ini ketika kita bertemu dengan hal-hal buruk sekalipun jangan pernah menyerah, jangan pernah berhenti mencoba, teruslah berjalan teruslah melangkah. Karena kita memiliki Tuhan yang hidup yang mengerti dan lebih memahami masa depan yang terbaik didalam hidup kita. Berikan ruang dan luang untuk Tuhan merajut masa depan kita. Bagian kita,

tetap menjaga nyala pengharapan itu tetap hidup karena disinilah terpancar sebuah harapan yang baru lahir dan sedang diproses Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *