June 13, 2024

28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa g  murid-Ku dan baptislah 1  mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dalam Bahasa Inggris : “Therefore go and make disciples of all nations, baptizing them in the name of the Father and of the Son and of the Holy Spirit,” (NIV Rainbow Study Bible copyright 1992).

Firman Tuhan Yesus Kristus dalam Amanat Agung-Nya sangat penting dan mendesak untuk dilakukan oleh setiap orang percaya yaitu setiap murid-murid Tuhan Yesus Kristus yang ada di dalam dunia ini. Arti dari kata “amanat” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua Balai Pustaka adalah “pesan; perintah (dari atas).

Apa yang menjadi alasan bahwa perintah Tuhan Yesus Kristus ini menjadi sangat penting dan mendesak adalah karena setiap hari bahkan setiap jam akan ada seseorang yang meninggal di dalam dunia ini tanpa memandang usia apakah seseorang itu baru lahir atau bayi, anak-anak, remaja, pemuda-pemudi, dewasa atau orang yang sudah lanjut usia.

Bagaimana jika seseorang itu meninggal tanpa iman kepada Kristus Yesus Tuhan dan Juruselamat ?

Menurut hasil survei dari sebuah Lembaga Misi Internasional yang mendapati bahwa di seluruh dunia masih ditemukan lebih dari 16.000 Suku/Kaum (ethnics group) dan suku-suku / kaum dan bahasa ini dinamai Suku-Suku Terabaikan atau Unreached People Group (UPGs) di berbagai negara di dunia ini yang belum mencapai 3 % dari keseluruhan Suku/Kaum dan Bahasa tersebut yang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Mayoritas dari Suku/Kaum dan Bahasa itu berada pada 10 derajat lintang utara dan 40 derajat lintang selatan yang sering disebut dengan istilah Ten Forty Windows atau Jendela 10:40. Kalau ditelusuri semua suku-suku / kaum dan Bahasa yang mendiami Jendela 10:40 ini adalah mereka yang sudah memeluk agama-agama mayoritas di atas bumi seperti agama Hindu; Budha dan Islam.

Satu dari negara-negara yang berada dalam Jendela 10:40 itu adalah negara kita Indonesia. Berdasarkan hasil survei dari Lembaga Misi pada beberapa tahun terakhir ini ditemukan bahwa di negara kita Indonesia ada ratusan Suku lagi yang belum ada paling sedikit 3 % dari total suku-suku / kaum dan bahasa tersebut yang telah menjadi percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Di pulau Sumatera saja masih ada sekitar hampir 50 suku-suku yang belum dijangkau oleh Injil Kristus Tuhan. Lebih dari 80 % dari Suku-suku / Kaum dan Bahasa tersebut beragama Islam, Hindu dan Budha.

Kondisi Pemberitaan Injil Kerajaan Surga di negeri kita pada akhir-akhir ini tidak begitu bersemangat sebab gereja-gereja yang ada di Indonesia tidak melakukan perintah Tuhan Yesus Kristus untuk bermisi ke dalam dan keluar sehingga mengalami kemunduran. Hal ini disebabkan oleh gereja-gereja digembalakan oleh para pendeta yang tidak misioner dan bukan karena panggilan Tuhan Yesus Kristus. Para pendeta tersebut menjadi gembala gereja yang pada 20 tahun terakhir mengemban tugas-tugas pelayanan di gereja hanya sebagai pekerjaan saja dan kebanyakan tidak rela untuk berkorban sama seperti Kristus Yesus Tuhan yang sudah memberikan keteladanan yang berkorban dalam pelayananNya.

Apa yang dapat kita lakukan sebagai alumni Kebaktian Mahasiswa Kristen USU terkait dengan kondisi yang dialami oleh semakin melemahnya pemberitaan Injil Keselamatan Kristus Yesus Tuhan pada masa kita kini?

Pertama : Kita sebagai Alumni dan Mahasiswa KMK USU harus menyadari kondisi semakin melemahnya penggenapan Amanat (Perintah) Agung Kristus Yesus Tuhan kita ini dan tidak terlelap dengan kesibukan kita masing-masing.

Ke Dua: Kita sebagai Mahasiswa dan Alumni KMK USU agar merapatkan barisan dan bangkit serta Bersatu untuk berkomitmen berdoa dan bermisi untuk penyebarluasan Injil Kerajaan Surga kepada setiap Suku/Kaum dan Bahasa di seluruh Indonesia dan juga ke seluruh dunia sesuai dengan kapasitas yang kita miliki yang dipercayakan Tuhan Yesus Kristus kepada setiap kita. Firman Tuhan mengatakan’ “Kepada siapa banyak diberi dari padanya banyak dituntut”. Lukas 12: 48.

Ke Tiga: Mengambil bagian mulai dari yang terkecil, sedang, besar sampai yang terbesar dalam pergerakan pemberitaan Injil Kerajaan Surga dan tidak menunda-nunda dan juga memilih pelayanan yang strategis serta efektif sesuai dengan teladan yang diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus dan para rasul-rasulNya.

Ke Empat: Memberikan pengaruh dan melakukan kampanye pada setiap gereja-gereja dan lembaga-lembaga pelayanan Kristen yang ada di Indonesia untuk bangkit dan bermisi baik ke dalam dan keluar khususnya di gereja-gereja kita masing-masing dan di Lembaga-lembaga pelayanan dimana kita mengambil bagian dan ditempatkan Tuhan Yesus Kristus dengan maksud untuk menjadi garam dan terang disana.

Ke Lima: Kita sebagai Alumni dan Mahasiswa KMK USU menjadi motivator dan katalisator dalam mempersiapkan keluarga-keluarga, kelompok-kelompok, organisasi-organisasi Kristen yang ada untuk melakukan pergerakan pemberitaan Injil Kerajaan Surga sekecil apa pun itu. Kita harus merubah paradigma dalam memberikan motivasi kepada generasi muda termasuk kepada anak-anak kita untuk tidak menyarankan bahwa untuk menjadi agen Misi Penyebarluasan Injil Kerajaan Surga maka harus sekolah Theologia dan menjadi pendeta. Profesi sebagai pendeta tidak menjadi jawaban lagi dalam penjangkauan Suku-suku/Kaum dan Bahasa terabaikan khususnya pada negara-negara Jendela 10:40 yang beragama mayoritas di dunia ini.

Ke Enam: Sebagai Alumni dan Mahasiswa KMK USU maka kita harus selalu siap memperlengkapi para Mahasiswa dan Generasi Muda seperti Anak-Anak Sekolah untuk Bermisi dimana pun mereka ditempatkan sebagai pekerja baik melalui profesi mereka masing-masing maupun melalui Lembaga-lembaga dimana mereka ditempatkan oleh Tuhan Yesus Kristus kelak sehingga mereka tidak menjadi sibuk untuk mencari uang atau harta untuk menjadi kaya raya tetapi tidak mempunyai waktu untuk duduk di kaki Tuhan Yesus Kristus dan melakukan Perintah Tuhan Yesus Kristus untuk menggenapi Amanat AgungNya.

Ke Tujuh: Kita sebagai Alumni dan Mahasiswa KMK USU sangat mendesak melakukan Mapping atau Pemetaan potensi Anak-Anak Tuhan atau Murid-Murid Tuhan Yesus Kristus yang siap sedia untuk mengambil bagian dalam Penyebarluasan Injil Kerajaan Surga dimana pun kita berada, bekerja, melayani dan menjadi pemimpin baik di pemerintahan, perusahaan dan di Lembaga-lembaga yang ada di Indonesia.

Ke Delapan: Kita sebagai Alumni dan Mahasiswa KMK USU sangat mendesak mengembangkan bahan-bahan Penginjilan dan Pemuridan dalam Kelompok Kecil yang konteks dengan perkembangan zaman khususnya bahan-bahan yang dipersiapkan dalam bentuk Digital, baik dengan memanfaatkan Teknologi seperti Video-Video Digital yang dapat diakses melalui semua jenis Gadget yang ada khususnya lewat HP/Iphone dan lain-lainnya. Kita sudah mengalami masa Pandemi Covid-19 yang menghambat kita melakukan Pertemuan Ibadah di gereja kita masing-masing. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *